Advertisement

SESAR ATAU PATAHAN

Posted by Santoso Prihantoro on Wednesday, February 18, 2015 , under | comments (0)




Patahan atau sesar (fault) adalah satu bentuk rekahan pada lapisan batuan bumi yg menyebabkan satu blok batuan bergerak relatif terhadap blok yang lain. Pergerakan bisa relatif turun, relatif naik, ataupun bergerak relatif mendatar terhadap blok yg lain. Pergerakan yg tiba-tiba dari suatu patahan atau sesar bisa mengakibatkan gempa bumi. Sesar (fault) merupakan bidang rekahan atau zona rekahan pada batuan yang sudah mengalami pergeseran (Williams, 2004). Sesar terjadi sepanjang retakan pada kerak bumi yang terdapat slip diantara dua sisi yang terdapat sesar tersebut (Williams, 2004). Beberapa istilah yang dipakai dalam analisis sesar antara lain:
a. Jurus sesar (strike of fault) adalah arah garis perpotongan bidang sesar dengan bidang horisontal dan biasanya diukur dari arah utara.
b. Kemiringan sesar (dip of fault) adalah sudut yang dibentuk antara bidang sesar dengan bidang horisontal, diukur tegak lurus strike.
c.  Net slip adalah pergeseran relatif suatu titik yang semula berimpit pada bidang sesar akibat adanya sesar.
d. Rake adalah sudut yang dibentuk oleh net slip dengan strike slip (pergeseran horisontal searah jurus) pada bidang sesar.


Gambar 1. Bagian-bagian Sesar

Keterangan gambar tersebut adalah
α  = dip
β  = rake of net slip
θ  = hade = 90o – dip
ab = net slip
ac = strike slip
cb = ad = dip slip
ae = vertical slip = throw
de = horizontal slip = heave

  Dalam penjelasan sesar, digunakan istilah hanging wall dan foot wall sebagai penunjuk bagian blok badan sesar. Hanging wall merupakan bagian tubuh batuan yang relatif berada di atas bidang sesar. Foot wall merupakan bagian batuan yang relatif berada di bawah bidang sesar.

MATERI GEOGRAFI SMA KELAS XI IPS

Posted by Santoso Prihantoro on Tuesday, January 27, 2015 , under | comments (0)


SOAL UNAS GEOGRAFI SMA 2015

Posted by Santoso Prihantoro on Saturday, January 17, 2015 , under | comments (0)



SEDIKIT MENGULAS TENTANG PENTINGNYA UJIAN NASIONAL, UNAS MERUPAKAN EVALUASI AKHIR TENTANG PROSES PEMBELAJARAN.
MURNIKAH HASIL UNAS, ....?
SIGNIFIKAN KAH HASIL UNAS....?
BERMANFAATKAH HASIL UNAS....?
MENURUT KAMI, JAWABNYA "TERGANTUNG" BAGAIMANA MENSIKAPI HAL TERSEBUT, LEBIH BAIK BERFIKIR POSITIF SEHINGGA BISA ENJOY MENGHADAPI, TIDAK ADA PRASANGKA JELEK TERHADAP SIAPAPUN,
SEDIKIT CONTOH LATIHAN SOAL UNAS 2015, SEMOGA MEMBAWA MANFAAT BAGI KITA SEMUA

  1. TRY OUT 1 A 2015
  2. TRY OUT 1 B 2015
  3. TRY OUT 2 A 2015 (soon)
  4. TRY OUT 2 B 2015 (soon)

MEMBUAT PIRAMIDA PENDUDUK DENGAN EXCEL

Posted by Santoso Prihantoro on Friday, November 28, 2014 , under , | comments (0)




Memahami komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin merupakan salah satu aspek yang penting khususnya dalam analisis kependudukan dan umumnya dalam perencanaan pembangunan. Misalnya, potensi pertumbuhan penduduk ke depan dapat diperkirakan melalui pengamatan dari komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin ini. Perencanaan untuk penyediaan pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan dan kebutuhan-kebutuhan dasar penduduk lainnya juga membutuhkan informasi mengenai komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin.
Dalam kerangka mendapatkan gambaran tersebut, salah satu alat analisis yang digunakan adalah piramida penduduk. Piramida penduduk adalah dua buah diagram batang, pada satu sisi menunjukkan penduduk laki-laki dan pada sisi lainnya menunjukkan penduduk perempuan dalam kelompok interval usia penduduk biasanya lima tahunan. Penduduk laki-laki biasanya digambarkan di sebelah kiri dan penduduk wanita di sebelah kanan. Meskipun piramida penduduk dapat menunjukkan jumlah penduduk atau persentase jumlah penduduk terhadap jumlah penduduk total, tetapi umumnya adalah menggunakan persentase.
Tulisan kali ini akan membahas cara membuat piramida penduduk dengan menggunakan Program Excel. Untuk latihan, kita coba membuat piramida penduduk dengan data Penduduk Propinsi Jambi Tahun 2005 menurut kelompok umur dan jenis kelamin. Aplikasi dalam tulisan ini menggunakan Microsoft Office Excel 2007. Meskipun prosedurnya agak sedikit berbeda dengan versi-versi Excel sebelumnya, tetapi secara umum bagi yang sudah terbiasa menggunakan Excel, akan tetap bisa mengaplikasikannya pada versi-versi sebelum versi 2007 ini.
Tahapan-Tahapan yang harus dilakukan adalah:
Tahap 1. 
Ketik data penduduk menurut umur dan jenis kelamin. Sebagai contoh ketik kelompok umur di kolom A baris 5 – 20 (range A5:20), penduduk laki-laki di range B5:B20 dan penduduk perempuan di range C5:C20. Untuk mempermudah membuat grafik. Copy kembali kelompok umur yang sudah diketik tadi ke range D5:D20.
Selanjutnya, hitung persentase penduduk masing-masing kelompok umur pada masing-masing jenis kelamin (laki-laki dan perempuan). Persentase untuk laki-laki ditempatkan pada range E5:E20. Tetapi nilai persentase untuk laki-laki dijadikan angka negatif. Di sel E5, ketik rumus =-(B5/B$21)*100. Kemudian copy sampai sel E20. Persentase untuk perempuan ditempatkan pada range F5:F20. Tetapi nilai persentase untuk perempuan tidap perlu dinegatifkan. Di sel F5, ketik rumus =(C5/C$21)*100. Kemudian copy sampai sel F20.
Hasil pengerjaan pada tahap pertama ini dapat dilihat di bawah ini:


Tahap 2
Blok range D4:F20. Kemudian klik Insert > Chart > Bart > Clustered Bart. Setelah itu klik OK. Akan muncul tampilan output sebagai berikut: (Catatan: Inti dari prosedur di atas adalah kita memilih grafik jenis Bar (batang) dengan sub-jenis Clustered Bar)

Seperti yang kita lihat, grafik tersebut belum terlalu mirip dengan piramida penduduk yang umum kita dapatkan. Antara satu batang-dengan batang belum saling merapat. Angka persentase untuk laki-laki ditampilkan dalam angka negatif (yang seharusnya positif). Belum seluruh kelompok umur yang ditampilkan. Selain itu, kelompok umur juga ditampilkan di tengah dan mengganggu tampilan. Oleh karenanya, tahapan berikut adalah memperbaiki grafik tersebut.


Tahap 3
Untuk memperbaiki itu ada beberapa tahap pengerjaan lagi yang harus kita lakukan yaitu:Memperbaiki Grafik
a. Merapatkan batang-batang dari grafik dengan cara: Klik kanan salah satu batang grafik, kemudian klik Format Data Series. Akan muncul tampilan berikut:




Pada Series Overlap jadikan 100% dan pada Gap Width jadikan 0 %, seperti terlihat pada tampilan diatas. Selanjutnya klik Close.
b. Menambahkan tampilan kelompok umur dan memindahkan angka kelompok umur ke sisi kiri grafik.
Klik kanan pada angka kelompok umur, kemudian klik Format Axis. Akan muncul tampilan berikut:
 
Sesuaikan isian dalam kotak-kotak pilihan seperti tampilan diatas. Selanjutnya klik Close.
c. Merubah persentase negatif pada penduduk laki-laki.
Klik kanan pada angka persentase, klik Format Axis, klik Number, klik Custom. Akan muncul tampilan berikut:

Di kotak format Code, ketik 0.0;0.0, kemudian klik Close. Maka selesailah piramida penduduk kita seperti yang terlihat di bawah ini. Kita bisa menambahkan judul grafik, nama sumbu vertikal, nama sumbu horizontal dan asesoris grafik lainnya yang tidak kita bahas disini.

RPP GEOGRAFI SMA KURIKULUM 2013

Posted by Santoso Prihantoro on Wednesday, April 23, 2014 , under , | comments (9)